imunisasi bcg

Menjaga Kesehatan dengan Melakukan Vaksin atau Imunisasi BCG

Menjaga kesehatan merupakan suatu hal yang sangat wajib untuk dilakukan dan salah satu caranya adalah imunisasi BCG pada balita. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap produktivitas yang dimiliki oleh seseorang. semakin sehat tubuh dan mental yang dimiliki seseorang, tentu saja akan lebih besar presentase kegiatan yang bisa dilakukan atau diselesaikan. Dengan memiliki kondisi tubuh yang prima, akan ada banyak kesempatan yang bisa anda gunakan untuk mengembangkan diri anda secara pribadi.

Dunia kesehatan telah membantu manusia untuk bisa menjaga kesehatannya. Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh manusia adalah dengan memberikan vaksin yang sangat berguna bagi tubuh. Ada banyak sekali jenis vaksin yang bisa digunakan oleh manusia. salah satu vaksin yang sudah banyak dan sangat dianjurkan untuk digunakan adalah imunisasi BCG.

imunisasi BCG merupakan salah satu jenis vaksin yang berguna untuk menanggulangi atau menghadap datangnya penyakit TBC. Vaksin BCG merupakan singkatan dari Bacillus Calmette-Guerin. Seperti yang telah dikatakan, vaksin ini membantu manusia untuk memerangi penyakit tuberkulosis yang menyebabkan penyakit pada paru-paru. Menurut anjuran yang diberikan oleh pakar kesehatan, vaksin ini lebih baik diberikan kepada bayi yang memiliki umur antara 0 sampai 2 bulan.

Orang dewasa yang belum pernah menerima vaksin ini juga disarankan untuk mendapat suntikan. Namun, tentu saja hasil yang akan terasa juga berbeda. Bayi akan merespon vaksin secara lebih baik bila dibandingkan dengan orang dewasa. Pemberian vaksin BCG kepada orang dewasa disarankan oleh pakar kesehatan bagi orang dewasa yang memiliki resiko tinggi, seperti tenaga medis dan lain sebagainya. Selama manusia hidup, vaksin BCG cukup diberikan sebanyak satu ali untuk melemahkan dan meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas manusia terhadap virus tuberkulosis.

Interaksi dengan Bahan Lain yang Harus Dihindari

Vaksin BCG tidak banyak memberikan efek samping bagi orang-orang yang telah melakukan. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan kesadaran bahwa saat penyuntikan vaksin BCG tidak boleh atau tidak disarankan untuk dibarengi dengan konsumsi bahan yang lain. Beberapa bahan yang akan memberikan efek samping ketika dikonsumsi bersama vaksin BCG adalah antibiotik, imunoglobulin, imunosupresif, vaksin hidup.

Antibiotik akan menyebabkan gangguan aktivitas vaksin BCG dalam tubuh. Imunoglobulin akan menyebabkan menurunnya kemampuan penyembuhan vaksin BCG untuk pasien kandung kemih. Imunosupresif akan menimbulkan infeksi dari vaksin hidup seperti vaksin BCG. Selain itu, vaksin hidup akan menyebabkan imun tidak bereaksi secara semestinya.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan

Dalam melakukan vaksin BCG dengan suntik, lebih baik anda memerhatikan beberapa hal dan melakukan konsultasi dengan pihak medis yang bertanggung jawab untuk memberi vaksin pada tubuh anda. Apalagi bila sebelumnya anda sudah pernah menerima imunisasi BCG atau sudah pernah terjangkit virus TB. Selain itu, bila anda juga memiliki tingkat kekebalan tubuh yang lemah akibat suatu penyakit tertentu, diharap anda juga melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis yang sedang bertugas. Kondisi lingkungan di mana tempat tinggal anda berada juga harus diperhatikan. Apalagi bila anda memiliki kerabat dekat yang sudah terlebih dahulu terjangkit virus TB.

Hal lain yang perlu anda perhatikan adalah ketika anda mengonsumsi obat-obatan lain. Obat-obatan yang dimaksud juga termasuk dengan suplemen penambah tenaga, obat herbal dan sejenisnya. Konsultasi ini memungkinkan anda untuk terhindar dari berbagai macam efek samping yang mungkin anda rasakan ketika mengonsumsi obat-obatan dan melakukan vaksin BCG secara bersamaan. Bila terjadi efek samping setelah melakukan vaksin BCG, lebih baik anda segera menghubungi dokter atau tenaga medis untuk mendapat pertolongan pertama.